Sriwijaya FC Berjaya Di Kandang

Sriwijaya FC Berjaya Di KandangSriwijaya FC mencukur Gresik United 3-0 pada lanjutan ISL di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis sore.

Satu menit pertandingan baru berlangsung, Laskar Wong Kito, telah berhasil menggoyahkan barisan pertahanan Gresik United melalui sundulan Thierry Gathuessy, setelah memanfaatkan umpan silang Firman Utina.

Unggul satu gol, SFC terus menekan tim yang baru promosi tersebut. Satu peluang emas kembali tercipta melalui plessing Ketih Kayamba di menit 10, namun bola masih terbaca kiper.

Menit ke-13, striker SFC, Hilton Moreira, beradu sprint dengan pemain belakang Gresik hingga ke kotak penalti, namun penyelesaian akhir yang lemah membuat peluang itu dimentahkan kiper dengan mudah.

Tim lawan pun tidak mau ketinggalan dalam meladeni permainan SFC. Satu peluang berhasil diciptakan Gaston Castano pada menit ke-15, setelah pemain belakang SFC, Ahmad Jufrianto, gagal mengamankan Koko Lomell.

Gelandang SFC, Firman Utina, berhasil menerobos barisan pertahanan Gresik, dan sempat berhadap-hadapan dengan penjaga gawang. Namun, karena terburu-buru, bola pun berhasil ditangkap kiper.

Akhirnya kebuntuan gol berhasil terpecahkan di menit 42 melalui Keith Jerome Kayamba Gumbs yang memanfaatkan sepak pojok dari Firman Utina.

Bola yang jatuh tepat di kakinya, tidak disia-siakan dan langsung menghujam gawang Hery Prasetya. Hingga turun minum kedudukan dengan skor 1-0 untuk SFC tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, SFC yang unggul satu gol justru menaikkan tempo serangan. Menit ke-51, SFC berhasil mencetak gol kedua melalui Keith Jerome Kayamba Gumbs,memanfaatkan umpan silang dari M Ridwan di mulut gawang. Kedudukan 2-0 untuk SFC.

Menghadapi permainan agresif SFC, para pemain Gresik United semakin kelimpungan. Hanya beberapa kali, skuad Freddy Mully itu mampu menerobos hingga ke kotak penalti. Sementara, Sriwijaya FC bermain efektif dengan mengandalkan permainan umpan satu dua.

Di masa injury time, menit 91, SFC kembali menambahkan keunggulan melalui sontekan Hilton Moriera,setelah memanfaatkan umpan matang dari Siswanto. Kedudukan 3-0 itu bertahan hingga pertandingan usai.

Sumber : bola.net

Hari Ini Deadline 25 Pemain Timnas U-21

Hari ini Senin (9/1/2012) merupakan hari terakhir Widodo Cahyono Putro selaku pelatih timnas U-21 untuk menentukan 25 pemain timnas U-21.

Komposisi pemain tersebut adalah yang akan diterbangkan ke Brunei Darusalam untuk mengikuti ajang Hassanal Bolkiah Trophy pada 25 Februari sampai 5 Maret 2012 mendatang.

“Besok ada satu hari lagi untuk seleksi,” ujarnya di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Minggu (8/1/2012).

Tenggang waktu yang diberikan PSSI bukan tanpa alasan. 25 pemain pilihan Widodo tersebut harus segera didaftarkan kepada AFC dalam kejuaraan di Brunai.

Walhasil, Widodo harus segera menentukan siapa yang layak masuk skuad timnas U-21. Akan tetapi, meski kelak terpilih, bukan berarti mereka akan menjadi punggawa timnas U-21 dalam jangka panjang. Menurut Widodo, pemilihan 25 pemain tersebut hanya diperuntukkan untuk mengikuti kejuaraan tersebut.

“Untuk kejuaraan di Brunai bukan seleksi jangka panjang. Setelah di brunai saya minta PSSI untuk seleksi lagi,” terangnya.

Sumber : tribunnew

post

ISL musim Depan di Mulai 26 September 2010

Supporter – CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, Minggu (22/8/2010) mengumumkan, kompetisi Indonesia Super League (ISL) akan dimulai 26 September 2010.
Semula PT Liga akan mulai menggulirkan ISL 2010-2011 pada 18 September. Namun, mengantisipasi dampak kesulitan memperoleh tiket akibat kepadatan arus mudik Lebaran, PT Liga memundurkannya menjadi 26 September.

Djoko memperhitungkan kompetisi akan bergulir selama sepuluh bulan, tetapi setelah durasi tersita untuk persiapan tim nasional (timnas) maka secara efektif kompetisi akan berlangsung selama enam sampai tujuh bulan. Mengenai pendaftaran pemain, PT Liga menetapkan batas waktu pendaftaran 1 September hingga 18 september dengan jumlah kuota pemain maksimal 30 orang.

“Andai kurang dari itu, klub boleh melakukan pendaftaran susulan hanya dua pemain sampai dengan batas waktu 15 Oktober 2010,” sebut Joko Driyono.

Mengantisipasi masalah perizinan yang selama ini sering mengganggu bagi klub-klub yang akan menjadi tuan rumah, PT Liga akan menerapkan aturan ketat.

Djoko mengatakan, tim yang tak bisa menggelar laga sesuai jadwal sebaiknya melapor ke PT Liga paling lambat H-14. Bila tidak, maka klub yang bersangkutan akan dianggap mampu menggelarnya.

Kesempatan untuk melapor juga masih diberikan kelonggaran hingga saat H-7. Namun, saat itu klub hanya memiliki satu opsi yakni memindahkan tempat laga.

“Kami sudah menyiapkan tiga stadion alternatif, yakni Manahan Solo, Jatidiri Semarang, dan Kanjuruhan Malang,” ujarnya.

Belajar dari pengalaman masa lalu, masalah perizinan menjadi celah bagi PT Liga. Karena itu pihaknya ingin pada musim ini masalah tersebut tidak lagi mengganggu.

Musim lalu, masalah perizinan telah memaksa PT Liga menjadwal ulang beberapa laga. Sulitnya mendapatkan izin pertandingan dari pihak kepolisian telah membuat banyak jadwal pertandingan terpaksa digelar tanpa penonton. (ANT)

Untuk berita bola lainnya bisa mengunjungi eyesoccer.id sebagai portal database dan berita bola terlengkap di Indonesia.