
Arema (Jawa Timur) Juara Liga Indonesia, Ilustrasi Foto : vibizdaily
Berangkat mengikuti kompetisi musim ini dengan terseok-seok, setelah penyandang utamanya PT Bentoel Investama Tbk. mengurangi subsidi drastis dari Rp 20 miliar menjadi Rp 7,5 miliar, Arema mengakhiri kompetisi dengan mencengangkan. Bentoel, pabrik rokok di Karanglo, Malang itu sebelumnya 6 musim menjadi sponsor utama Arema.
Namun, tahun lalu mereka mengambil keputusan drastis setelah holding Bentoel (Grup Rajawali) menjual sebagian besar kepemilikan sahamnya ke PT British Ardath Tobacco (BAT) yang dalam prinsip internasionalnya tidak memperbolehkan perusahaan itu menyumbang dana ke klub olahraga.
Pindah tangan
Maka, sejak 2009 lalu, kepemilikan Arema berpindah tangan dari Bentoel ke sebuah konsorsium, yang terdiri dari individu pejabat dan pengusaha Malang. Klub yang berdiri 11 Agustus 1987 ini tetap mempertahankan tradisi tidak menerima dana dari APBD. Maka, supporter fanatiknya pun, dikenal dengan nama Aremania, menjadi sangat anti terhadap klub “plat merah” terutama kepada saudara sekotanya, Persema Malang.
Namun, siapa sangka dengan segala keterbatasan itu Arema justru sukses menjadi juara musim ini. Arema memastikan gelar pada Rabu 26 Mei, pada pertandingan ke-33 mereka saat menahan tuan rumah PSPS Pekanbaru 1-1. Dengan nilai 70, nilai Arema tak mungkin terkejar oleh saingan terdekatnya Persipura Jayapura, meski sama-sama menyisakan satu pertandingan.
Partai tersisa Arema melawan Persija Jakarta, Minggu 30 Mei pun menjadi selebrasi ribuan Aremania yang berbondong-bondong datang ke ibukota, bereuforia menjadi klub keempat Jatim sebagai Juara Liga Indonesia.
Sukses lain
Sukses Arema diikuti kabar gembira lain, yakni naik kastanya Persibo Bojonegoro dan Deltras Sidoarjo ke Liga Super, sebagai kasta tertinggi pentas sepakbola Indonesia. Dalam semifinal Divisi Utama di Solo, Kamis (27/5) Persibo menyingkirkan Persiram Raja Ampat 1-0 sementara Deltras mengakhiri mimpi Semen Padang dengan 4-2 lewat drama adu penalti.
Lain Arema, Persibo dan Deltras yang berpesta, lain pula nasib Persebaya dan Persik Kediri. Dua tim ini justru nasibnya memprihatinkan. Persik dipastikan terdegradasi alias turun kasta ke Divisi Satu musim depan. Sementara itu, nasib Persebaya menunggu partai terakhir mereka di kandang Bontang FC (30/5) dan pertandingan tunda melawan Persik Kediri, untuk memastikan apakah tim “Bajul Ijo” bertahan di Liga Super, degradasi ke Divisi Utama.
Unik
Sepakbola Indonesia memang unik. Arema dikabarkan berjaya karena tak lepas dari pengaruh para petinggi PSSI yang “bermain” di dalamnya. Beberapa orang besar PSSI macam Nurdin Halid dan Andi Darussalam dikabarkan bercokol ikut memiliki Arema secara diam-diam. Maka, dengan materi pemain rata-rata, mereka bisa mencetak poin tertinggi.
Tidak hanya itu, Arema mencatat rekor kemenangan tandang terbanyak, 8 kali, di antara 18 tim Liga Super. Asal tahu saja, karena berbagai faktor non teknis, di Indonesia susah sekali sebuah tim menang di kandang lawan.
Untuk memuluskan keinginan Arema menjadi juara ini, saat perhelatan Kongres Sepakbola Nasional dua bulan lalu, dirigen Yuli Sumpil dan puluhan Aremania sampai menyambut kedatangan Nurdin Halid dengan sangat meriah. Padahal, selama ini Arema termasuk barisan supporter kritis terhadap Ketua Umum PSSI yang mantan narapidana itu. Maka, tak sia-sialah “rekonsiliasi” antara Aremania dan PSSI itu.
Faktor-faktor itu membantu kemenangan Arema. Sementara Deltras, sejak lama dirumorkan bakal “ditolong” naik kasta, sebagai kompensasi atas musibah lumpur yang dilakukan perusahaan milik Bakrie. Mudah sekali menebak kaitan, meski sulit membuktikan, bantuan Wakil Ketua Umum PSSI Nirwan Bakrie untuk mengangkat harkat masyarakat Sidoarjo yang sudah 4 tahun ditenggelamkan Lapindo.
Persibo lolos secara menakjubkan, karena konon yang diinginkan PSSI adalah Persiram Raja Ampat Papua. Sementara itu, Persik Kediri turun kasta setelah ditinggal Iwan Budianto, mantan manajer mereka yang juga salah satu eksekutif committee PSSI.
Apes
Bagaimana dengan Persebaya? Apes nian. Ketua Umum sekaligus Manajer Persebaya Saleh Ismail Mukadar, selama ini dikenal sebagai kubu anti Nurdin Halid. Sikapnya yang jelas berseberangan dengan Ketua Pengda PSSI Jatim Haruna Sumitro membuatnya diganjar hukuman 2 tahun dilarang berkecimpung di sepakbola Indonesia terhitung bulan ini. Dalihnya, kepengurusan Saleh Mukadar selaku Ketua Pengcab PSSI Surabaya tidak sah.
Persebaya dirundung duka kalau benar-benar masuk ke kasta yang lebih bawah lagi. Dalam berita di Jawa Pos 28 Mei, sebelum laga menentukan Persebaya melawan Bontang FC, Saleh berujar, “”Musuh kami sesungguhnya bukan Bontang. Tapi, striker yang tidak megang bola dan wing (pemain sayap) yang membawa bendera,” katanya menyindir wasit dan dua asistennya.
Sebelum lawan Bontang, Persebaya takluk 1-3 oleh Persik Kediri. Akan halnya kekalahan itu, Saleh lagi-lagi menuding dikerjai wasit. Terutama saat momen di mana gelandang Andik Vermansyah membawa bola dari belakang. Nah, ketika hendak melakukan shooting ke gawang lawan, dia dinyatakan offside oleh asisten wasit.
Padahal, saat itu ada seorang pemain Persisam yang berdiri sekitar 7 meter di depan Andik. ”Saya tahu dari orang Persisam, saya nggak mau sebut namanya. Katanya, pertandingan itu sudah dibereskan petinggi PSSI. Mereka melakukan itu untuk ngerjain kami. Kalau seperti ini kan rusak,” kata Saleh, sebagaimana dikutip Jawa Pos
Sepakbola Indonesia memang selalu aneh bin ajaib. Tapi, atas nama sportivitas, apapun alasannya, kita angkat topi selamat buat Arema, Deltras, dan Persibo. Dan, apapun alasannya juga, buat Persik dan Persebaya kita ucapkan, “Kasihan deh loe…”
Oleh : Jojo Raharjo
Sumber : iddaily.net









Mas Jojo, Anda tidak lebih dari provokator, mungkin yang anda inginkan adalah terus mengadu domba antara Aremania, Bonek & Persikmania, Bener Khan? anda ingin sesama supporter sepakbola Jatim selamanya bermusuhan? Jawab! Jojo!!??? Jangan Seperti Banci Kaleng? Jancok Raimu Asu!!
sama-sama tidak bener..salam sakit jiwa aza dech..semuanya sakit sepakbola indonesia..jgan mersa yg terbaik deh..jgan merasa bener terus deh..tidak & gak ada suporter & tim indonesia yg jujur..Maaf..ini yg buat indonesia terpuruk di tingkat asean sekalipun..terlalu banyak permainan, intrik, & amarah kebencian..baik itu dari suporter, dan timnya..semua sama..jadi ga pantas & ga layak ada penghargaan terbaik & tersportif..TIDAK ADA…Mau bukti???bnyak sekali..terbantu dg terbukanya informasi…salam satu sakit jiwa…ayo kita obati yg sakit ini…sama-sama..
INDONESIA TIDAK BUTUH OKNUM SEPERTI ANDA!!!
iki sing nulis oknum ki……
tulisan gak berbobot, ndi buktie Arema ada “main” dg PSSI.????
tewur ae koen iku.!!!
kenapa ya .. kok banyak yg tidak suka sm Arema …
Arema adalah satu2 nya tim yg tidak pernah makan dana dari rakyat… bukan nya pada salut .. kok malah pada iri dan dan dengki sm Arema..???
tapi apapun alasan nya AREMANIA / NITA tetap di belakang mu…
hidup AREMA ..Bravo AREMA INDONESIA…salam satu jiwa….
dari dulu Arema itu tdk disukai .. dari dulu arema itu tetap konsisten.. dan dari dulu Arema itu tetap bertahan..
AREMANIA dan AREMANITA yg bikin AREMA seperti ini.. yg membuat AREMA juara adalah ..AREMA INDONESIA …
salam satu jiwa….
Jojo Raharjo penulis yang picik,bangsat,penuh iri hati,dengki..kenapa tim anda gagal juara..???klo dari tulisan anda saya bisa pastikan anda terlahir dari rahim seorang PELACUR bapak anda banyak berasal dari jutaan sperma para lelaki jalang..hasil dari KONSPIRASI SYETAN DAN IBLIS makanya tidak heran OTAK ANDA OTAK IbLis laknat..
Semoga Arema bz dpt 2 gelar AMIEN!!!!!!!!!!!!!!!Bwt AremaniA N’ Aremanita SALAM SATU JIWA KER,…………………..
DAPAT DISIMPULKAN PENULIS ADALAH BARISAN2 SAKIT HATI.. hmm
sekarang gampang ajah, kalau kalian dikerjain, apakah kalian masih mau eksis di persepak bolaan indonesia…..mengapa anda di kerjain , menurut pengamat saya, anda bermain politik di persepak bola indonesia, dan pssi merasa ini adalah lahan nya mereka, andapun ingin bagian itu,,,,ya pasti dikerjainlah….lah wong ini bukan daerah anda…imbasnya adalah tim kesayanganmu ikut diparut…..apalagi para pengurus dan pssi itu bertolak belakang partai…..wissss tala sepakbola ya sepakbola…politik minggato ae,….korbanya tim dan suportere diadu domba….kelar semua…miliho sing sakarepmu….
untuk kemajuan persepak bolaan minggato politik gendeng….
PENULIS ADALAH BODOH NEKAT YG SAKIT HATI KRN PERSEBAYEM KALAHAN, PANTASNYA DI LIGA JOSSSS….
wajar lah arema juara.
dia kan deket ma PSSI
saya heran dengan arema yang bangga juara dengan bantuan PSSI
wkwkwkw
kasihan banget
@dion: mulutmu clo bicara yg bener cok !!
dasar!!.. mjgn menuduh sembarangan..
matane picek iku
JOJO RAHARJO ,. ora iso nulis,. congor e ngaworr,..
jojo jooannnncookk !!!!!!!!!!!!!
saya heran ama saleh mukadar & persebaya nya kalau mereka merasa dikerjain ama pssi kan gampang aja nggak usah banyak omong bikin aja pssi tandingan & ngadain kompetisi sendiri kan beres urusan!! berani nggak keluar dari pssi???kalau berani saya akan angkat jempol tapi kalau tidak ,berati anda& team anda hanyalah pecundang!!!atau minimal anda boikot & nggak ikut kompetisi berani nggak????
Buat bayar pemain + pelatih aja sulit kok mau buat suap wasit…. bikin tulisan itu harus ada fakta dan dasar yang kuat, tidak sekedar nulis semaunya. Itu sama saja dengan PEMBODOHAN PUBLIK.
Repot kalo yang nulis golongannya bonek viking, golongan orang sakit hati. punya pemain nasional tapi tidak bisa berprestasi seperti arema
munafik !!!
JAGA KATA2MU JO..
dulu oknum viking (bkan bo2toh ) yg KOAR2 Soal suap2 tapi mana ga da bkti?? SEKARANG Mereka (oknum viking) DIAM, Karena Timnya baru kalah..
JAGA KATA2MU JO..
dulu oknum viking (bkan bo2toh ) yg KOAR2 Soal suap2 tapi mana ga da bkti??
sampai pda pertandingan kmrin yg bner2 membungkam.. para viking..
bahwa AREMA MEMANG PANTAS JADI JUARA..
mlaz utas awij.
bo2toh sodara viking.. MATIO’AE
setuju,,, tapi nasi sudah menjadi bubur,,,, sepak bola indonesia seperti sinetron aja,,,,

saya cinta negeri ini, tapi saya benci dengan sistem yang ada,, hanya ada satu kata,, LAWAN,,,, cheers,,
YA!!! KONSPIRASI TELAH BERHASIL!!!
INI ADALAH KONSPIRASI TUHAN YANG MAHA ESA.
MAAF, KAMI JUARANYA!!!!
He..JOJO PAIJO JANCOK…
Ngatur Kemenangan sebuah tim dg banyaknya tim yang ada di Indonesia yang sama2 punya keinginan untuk menang dan gengsi besar kedaerahan….???? MAtamu BUta ya COK JANCOK..!!!
kalo nulis ojok sembarangan cok raimu…
dewasalah berpikir….
heran aku masih banykan anjing sepertimu yang gakbisa ngehargai kerja keras tim juara….mbokne ancok iki…lek ndek kene wes tak jejeli sempak cocotmu ….AKU BUKAN AREMANIA ASELI…BAHKAN GAK ADA KELUARGA SATUPUN YANG ASELI AREMA TAPI AKU CINTA AREMA KARENA BEDA DAN RASA PERSAUDARAANNYA TINGGI gak KAYAK TETANGGA SEBELAH YANG SESAMA PEMAIN AJA BERANTEM..GITU KOK PINGIN MENANG….ASYU…
Wahhh,,parah Neh yang nulis….
Apakah ada bukti klo Arema sukses karena PSSI????
Jangan cuma asal nulis,,tapi kami perlu bukti???
SIRIK TANDA TAK MAMPU..
Seudzon aja neh org,,,Menyambut NH bukan brrti ada campur tangan,,tapi karena Aremania sllu menghargai org2 yg datang ke malang dengan baek2…
Gw Sumpahin hidup lo bakalan diselimuti Iri n Dengki…Amien
Penulis hrs obyektif dan netral dalam setiap karya tulisannya. Kalau anda asal fitnah itu sih anak TK juga bisa…. saya pun juga bisa fitnah anda itu banci/gay. Tapi apakah semudah itu melontarkan sesuatu. Sah2 saja anda menulis seperti itu, tapi yang harus anda tau bahwa konspirasi selama ini telah berhasil….. BUKAN KONSPIRASI PSSI….. TAPI KONSPIRASI TUHAN YME…
DAN MAAF… KAMILAH JUARANYA……
yang perlu digaris bawahi “PENULIS ADALAH SUPORTER YANG LAGI FRUSTASI” pasti karena tim kebanggaannya KEOK oleh tim yang tak diperhitungkan seperti AREMA…SUPORTER SEJATI adalah yang mampu berbesar hati menerima kekalahan & mengakui kehebatan lawan…jangan jadi pecundang LEK KALAH MENEBAR FITNAH…
ORANG2 SEPERTIMU LAH YANG LEBIH BERBAHAYA DARIPADA TERORIS
buat Jojo Raharjo penulis artikel ini…
satu kata buat km.. JANCOK..
penulis goblok!!!
kalau iri arema juara jgn fitnah gini cok!!
mungkin timnu kalah ma arema..
tp bukan gini carax..
jojo raharjo jancooook
Penulis terlalu subyektif dan mengada-ada. Terkesan sekali membela salah satu pihak dan berusaha menjatuhkan pihak yang lain. Kalau bikin artikel jangan berat sebelah bung!!!
AREMA menjadi juara karena kualitas dan hasil kerja keras.., bukan karena kongkalikong seperti penulis yang pintar memutar balikan fakta.
Bung, kalo bikin berita itu mbokya disesuaikan faktanya.. mosok kita sebagai supporter Arema berkali2 menghujat PSSI dan Nh plus bikin gambar2 anekdot NH nggak dimuat sdama sekali.. kita Supporter pertama yang meneriakkan yel2 REVOLUSI PSSI JANCOOK…!
Berita apaaaa ini… ga mutu.. cenderung memojokkan.. basi.. INGAT SIAPAPUN PENUDUH, MARI AKU TANTANG BUKTIKAN TUDUHAN SUAP KALIAN ATAS AREMA..!!! BUKA SEBUKA-BUKANYA… JANGAN CUMA OMONG!!!… KALAU MEMANG KALIAN MENUDUH ATAS DASAR ADT IKUT DALAM KEPENGURUSAN AREMA, SEHINGGA AREMA JADI JUARA, LALU PERTANYAANYA KENAPA BUKAN PELITA JAYA YANG JUARA????? KAN PELITA JAYA JUSTRU NIRWAN BAKRIE YANG PUNYA??? PIMPINAN PT LIGA???? GOBLOK KALIAN!!!! DAN SATU LAGI MAU SEBAGUS APAPUN REKAYASA DILUAR LAPANGAN SEPERTI YANG KALIAN TUDUHKAN, SEMUA ITU SIRNA OLEH PERMAINAN DILAPANGAN.. PEMAIN AREMA TELAH MENJUNGKIR BALIKKAN TUDUHAN KAUM-KAUM PICIK!!!!
ya mungkin yang sampean omongkan ada benarnya,tapi yang tidak setuju soal sambutan Aremania kepada Nurdin halid. Yuli sumpil menyambut baik kedatangan NH,semata-mata karena menghormati dan kami sudah capek protes kepada orang yang tak tau diri ini. Tapi jangan kira Aremania pro Nurdin,dalam KSN ketika Nurdin hadir,teriakan “Hu,,,,” terus di lontarkan kepada NH,baik saat dia datang maupun disebut namanya.Begitu pula saat di Stadion,ejekan pun tak henti-hentinya dilontarkan kepada NH. Dan itu merupakan wujud kami,bahwa Aremania benci mafia,Aremania benci dengan pssi yang serba tewur,dan kususnya NH. terimakasih