Supporter – Di akui atau tidak beberapa gelintir orang/pihak yang mengaku ia adalah salah satu supporter “A” dan ia mengatakan cinta banget ama kelompok dan team kebanggaanya ampe kapanpun dan dimanapun berada, well!!persepsi yang bagus dan bisa di terima nurani, tapi yang paling mencengangkan ia dengan lantang berani mengatakan supporter “B” adalah “Jancok”,”Anjing”,”Waria” dan lain sebagainya dengan mengatasnamkan kelompok supporternya.
Saya ingatkan kepada kelompok supporter yang merasa di sudutkan oleh beberapa oknum”segelintir” orang itu, jangan sekalipun anda terpancing dengan hal-hal semacam itu, biasalah dan dewasalah, itu bukan ungkapan suara supporter secara keseluruhan, anggap saja dia baru mengenal sepak bola, belum tau betul apa yang sebenarnya terjadi di luar sana.
Sekali anda terpancing, berarti anda sama saja dengan dia, tidak ada kok supporter “ANJING”, “WARIA”,”JANCOK”, dan tidak pula kita sebagai manusia di ciptakan sehina itu, biarkan dia ngoceh sana-sini, beri dia kebebasan mengutarakan isi hatinya, terkadang saya berfikir, apakah makian dan umpatan yang ia sampaikan itu adalah bentuk kekecewaannya terhadap team kebanggaannya?karena prestasinya saat ini sedang tidak baik? atau mungkin bentuk kekecewaannya karena kelompoknya memang tidak lebih baik dengan supporter anda?bisa jadi..
Sehingga ia luapkan dengan menghina team dan supporter anda, kita sama dia sama, sama dalam arti? kita masih sama-sama belajar tentang bagaimana menjadi supporter yang berwibawa, terpuji dan bermartabat. Jangan pernah menyombongkan prestasi -presasi yang telah ada, jadikan prestasi itu sebagai pelecut untuk menjadi lebih baik, jangan di jadikan itu sebagai bentuk arogansi kepada pihak lain.
Semua ingin berubah, saya, anda dan mereka adalah satu bangsa indonesia yang di beri anugerah akal dan pikiran, kita bukan hewan, kita bukan waria, kita bukan jancok, lantas siapakah kita? kita adalah manusia biasa yang mempunyai kelebihan dan kekurangan, seburuk-buruknya kekurangan kita, tetap tidak mengubah kita menjadi hewan/binatang yang sering di lontarkan kepada kelompok supporter kita.
Jika kita ingin menjadi supporter yang di segani, mulailah dari diri sendiri, minimal tidak membalas umpatan-umpatan mereka, diam!itu lebih baik, biarkan masyarakat yang akan menilai, siapakah yang pantas menjadi supporter terbaik, saya kira jika semua bisa , semua supporter adalah supporter terbaik, dan mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah supporter indonesia.
Biarkan dia,mereka ngoceh sana-sini, berani gak satu lawan satu?tanpa mengatas namakan supporter ?ingat, tulisan saya tidak mengajak untuk berperang, melainkan untuk membuaka nurani kemanusiaan kita termasuk saya.
[Hendy Prima Satya]
Bagikan








saya pribadi sangat sangat setuju sekali mas…..mari jadi suporter santun dan dewasa
pancen bener mas..